HIV/AIDS

APA ITU HIV/AIDS ?

HIV singkatan dari Human Immunodeficiensy Virus yang merupakan suatu jenis virus penyebab penyakit AIDS yang bekerja menyerang sel darah putih manusia yang merupakan bagian terpenting dari system kekebalan tubuh manusia. HIV ditemukan dalam jumlah besar pada darah, air mani dan cairan vagina.

AIDS (Acquired Immuno Deficiensy Syndrome) merupakan  kumpulan gejala/cyndrome akibat menurunnya system kekebalan tubuh manusia. Penyebabnya adalah virus HIV yang menyerang sel – sel darah putih, yang berfungsi sebagai kekebalan tubuh pada manusia.

 

KAPAN HIV DITEMUKAN ?

HIV pertama kali ditemukan oleh Dr. Luc Montagnier dan kawan – kawan dari Institut Pasteur Perancis pada bulan Januari 1983. Virus ini diisolasi dari kelenjar getah bening yang membengkak pada tubuh ODHA (Orang yang hidup dengan HIV/AIDS), sehingga virus ini pertama – tama dinamakan Lymphadenopathy Associated Virus (LAV). Pada bulan Juli 1984, Dr. Robert Gallo dari Lembaga Kanker Nasional (NIC), di Amerika Serikat juga menyatakan bahwa dia menemukan virus baru dari seorang ODHA. Ilmuan lain J. Levy juga menemukan virus penyebab AIDS yang ia namakan AIDS Related Virus disingkat ARV. Akhir Mei 1986, Komisi Taksonomi Internasional sepakat untuk menyebut nama virus AIDS ini  Human Immunodeficiensy Virus (HIV).

 

DARIMANA AIDS BERASAL ?

Belum diketahui  dengan jelas darimana dan kapan tepatnya  HIV/AIDS muncul. Diperkirakan pada akhir tahun 1970-an di daerah sub Sahara Afrika HIV sudah berkembang dan meluas. Perkiraaan ini dibuat berdasarkan catatan kasus – kasus penyakit yang ada di rumah – rumah sakit  di beberapa negara Afrika pad asst itu. Hal ini juga diperkuat oleh beberapa contoh darah tahun 1950-an yang telah mengandung HIV.

 

KAPAN AIDS MUNCUL DI INDONESIA?

Secara resmi, kasus AIDS pertama yang dilaporkan adalah pada seorang turis asing di Bali pada tahun 1987. Walaupun sebelumnya sudah ada berita tidak resmi bahwa sedikitnya ada tiga kasus AIDS di Jakarta pada tahun 1983 tetapi karena tidak tercatat di Departemen Kesehatan, maka kasus pertama di Indonesia disepakati pada tahun 1987. Data terakhir pada bulan Februari 1999 kasus yang terdeteksi oleh Departemen Kesehatan adalah 839 kasus.

 

BAGAIMANA HIV  BEKERJA DI DALAM TUBUH MANUSIA ?

HIV dengan perantaraan darah, sperma atau cairan vagina masuk ke dalam aliran pembuluh darah seseorang. Kemudian HIV menyerang sistem kekebalan tubuh orang tersebut (sel darah putihnya). Sesudah beberapa tahun jumlah HIV menjadi sedemikian banyak sehingga sistem kekebalan tubuh tidak mampu lagi melawan bibit penyakit yang masuk. Penyakit yang tadinya tidak berbahaya, akan menjadi sangat berbahaya untuk orang tersebut, karena sistem kekebalan tubuhnya sudah menjadi sangat lemah.

 

BAGAIMANA CARA PENULARAN HIV/AIDS ?

Ada 4 cara penularan HIV/AIDS, yaitu:

  • Melakukan hubungan seks dengan pasangan yang mengidap HIV, baik melalui vaina (genital), dubur (anal), maupun melalui mulut (oral).
  • Jarum suntik dan alat – alat penusuk (tindik, tatto, pisau cukur) yang tercemar HIV.
  • Tranfusi darah atau produk darah yang mengandung HIV.
  • Ibu hamil yang mengidap HIV, dapat akan menular kepada bayinya yang dikandungnya.

 

BAGAIMANA TAHAP ORANG MENGIDAP HIV/AIDS ?

Ada 4 tahap orang mengidap HIV/AIDS yaitu:

TAHAP 1 : Virus masuk ke dalam tubuh (tahap infeksi akut), timbul gejala – gejala ringan seperti flu. Orang tetap sehat tetapi dapat menularkan HIV kepada  orang lain.

TAHAP 2 : Terbentuk antibodi dalam tubuh (tahap asimtomatik) dalam waktu 6 minggu sampai 1 tahun (rata – rata 2-3 bulan), apabila darah dites dengan tes Elisa, Western Blot akan menunjukkan hasil HIV positif.

TAHAP 3 : Pembesaran kelenjar getah bening (tahap PGL: Persentent Generalized Limphadenopathy).

TAHAP 4 : Muncul berbagai gejala yatu: diare terus – menerus, keluar keringat dingin di malam hari, menurunnya berat badan, infeksi kulit, infeksi paru – paru seperti pneumonia, infeksi pada usus, kanker kulit (sarkoma kaposi), kanker limfoma, dll.

Dalam waktu kurang lebih dua tahun setelah gejala klinis muncul , biasanya penderita akan meninggal. Tetapi masing – masing oran tidak selalu sama. Hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi kesehatan tubuh si pengidap.

 

BAGAIMANA UPAYA MENCEGAH TERTULARNYA HIV/AIDS ?

Cara mencegahnya adalah:

  • Tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah
  • Tidak melakukan hubungan seksual di luar nikah
  • Tidak menerima transfusi darah yang tidak tidak jelas status HIV-nya
  • Tidak menggunakan alat tindik, tattoo yang tidak steril
  • Hindari narkoba
  • Hindari mabuk – mabukan yang bisa membuat lupa diri, sehingga melakukan perbuatan yang bias tertular HIV/AIDS
  • Berani menolak ajakan yang akan mengakibatkan tertularnya HIV/AIDS

 

HIV/AIDS tidak bisa ditularkan melalui:

  • Makan minum bersama penderita HIV/AIDS
  • Pemakaian fasilitas umum (WC, telepon, gayung)
  • Gigitan nyamuk
  • Batuk/bersin
  • Cium pipi/kening
  • Berpelukan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s